IWIM (TATO) ORANG HATAM DI KABUPATEN MANOKWARI

Windy Hapsari

Abstract


Tato berasal dari bahasa Tahiti “tattau” yang berarti “tanda”. Tato adalah seni melukis tubuh, suatu produk
dari kegiatan menggambar pada kulit tubuh dengan menggunakan alat sejenis jarum dan memasukkan
pigmen warna ke dalam kulit. Orang Hatam di Kabupaten Manokwari memiliki tato yang menjadi ciri khas
sub suku mereka, dengan berbagai motif, fungsi dan makna. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana
bentuk motif, fungsi dan makna yang terkandung di dalam motif tersebut. Metode yang dipakai adalah
observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah bentuk motif bagi perempuan adalah
bgeida (hujan), ni towa (bunga Anggrek), breba (bintang), sedangkan motif bagi laki-laki adalah kboryenti
(mata panah), dan breba (bintang). Fungsinya adalah sebagai sarana ungkapan kepercayaan religius, sebagai
identitas kelompok, simbol sensual dan sebagai identitas diri.


Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Sejarah dan Nilai Tradisional Denpasar Indexed By:
 

__________________________________________________________________________________________________________

@2018 Kantor Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali Jl. Raya Dalung 107 Dalung (0361) 439547/ fax. 439546 website: https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbbali/. E-mail: bpnbbali@gmail.com,redaksibpnbbali@gmail.com.

Powered by OJS 

 Image and video hosting by TinyPic