PEMBELAJARAN UNTUK MENGUKUHKAN KETAHANAN BUDAYA PELAJAR INDONESIA DI SINGAPURA

S Dloyana Kusumah

Abstract


Kesempatan yang terbuka untuk belajar di luar negeri, nampaknya telah dimanfaatkan oleh semua kalangan.
Terbukti dari tahun ketahun makin banyak anak-anak Indonesia yang melanjutkan pendidikannya di luar
negeri termasuk di Singapura. Menurut keterangan resmi dari kedutaan besar Indonesia di Singapura, jumlah
pelajar dan mahasiswa Indonesia di negeri ini menempati jumlah terbesar dibanding dengan negara lainnya.
Persoalan yang timbul, apakah para pelajar dan mahasiswa tersebut masih memegang teguh pranata budaya
bangsanya, dan apakah simbol-simbol kebangsaan masih mereka kenali, sementara globalisasi dan ideologi
yang didukung negara tempat mereka belajar jauh berbeda dengan Indonesia. Melalui pendekatan studi
kasus,observasi dan wawancara dengan responden yang terpilih secara purposive, penelitian dilakukan
dengan tujuan untuk mengetahui ketahanan budaya para pelajar dan mahasiswa Indonesia. Hasil penelitian,
akan dimanfaatkan sebagai bahan rujukan penyusunan model kurikulum pembekalan bagi mereka yang akan
belajar di luar negeri, terutama untuk memperkecil kemungkinan para pelajar dan mahasiswa kehilangan
identitas sebagai warga Bangsa Indonesia.


Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Sejarah dan Nilai Tradisional Denpasar Indexed By:
 

__________________________________________________________________________________________________________

@2018 Kantor Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali Jl. Raya Dalung 107 Dalung (0361) 439547/ fax. 439546 website: https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbbali/. E-mail: bpnbbali@gmail.com,redaksibpnbbali@gmail.com.

Powered by OJS 

 Image and video hosting by TinyPic